Dorong Digitalisasi Layanan Kesehatan, Pemerintah Wajibkan Rekam Medis Elektronik

Dani M Dahwilani
Pemerintah mewajibkan sistem Rekam Medis Elektronik (RME) bagi penyedia layanan kesehatan. (Foto: Ilustrasi BENOIT TESSIER | Reuters)

JAKARTA, iNews.id - Fasilitas kesehatan (faskes) di Indonesia perlu merespons transformasi digital yang semakin pesat dengan beralih dari sistem konvensional ke digital. Digitalisasi penting untuk mengoptimalkan operasional dan memaksimalkan kualitas perawatan bagi pasien. 

Masyarakat dan Tenaga Kesehatan semakin mengharapkan layanan kesehatan yang terintegrasi. Di satu sisi, pemerintah juga mendorong digitalisasi sektor kesehatan untuk meningkatkan mutu pelayanan. 

Melalui Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis, pemerintah mewajibkan adanya penyelenggaraan sistem Rekam Medis Elektronik (RME) bagi penyedia layanan kesehatan. Kebijakan ini diperkuat dengan akselerasi integrasi faskes ke SatuSehat. 

Namun, masih banyak faskes yang belum menyelenggarakan RME dan melakukan integrasi ke platform SatuSehat. Faskes masih menghadapi tantangan untuk menerapkan digitalisasi, seperti kekurangan sumber daya manusia yang memahami sistem, infrastruktur digital belum memadai, dan pertimbangan biaya untuk beralih ke sistem digital.

Di sisi lain, ada urgensi bagi faskes untuk segera menerapkan RME. Belum lama ini, pemerintah telah mengeluarkan rekomendasi pencabutan status akreditasi sebagai sanksi bagi faskes yang tidak sama sekali melaksanakan penyelenggaraan RME dan mengintegrasikan sistem informasi ke SatuSehat paling lambat 31 Juli 2024. 

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Megapolitan
15 jam lalu

Polemik BPJS Kesehatan PBI Nonaktif, Pemprov DKI Pastikan Tetap Layani Pasien

Nasional
5 hari lalu

66 RSUD bakal Naik Kelas, Menkes: Pelayanan Kesehatan di Daerah Terpencil akan Lebih Lengkap

Nasional
16 hari lalu

Polisi Tunggu Hasil Visum untuk Pastikan Penyebab Kematian Selebgram Lula Lahfah

Nasional
1 bulan lalu

Menkes Ungkap Layanan Kesehatan di Wilayah Terdampak Banjir Sumatra Mulai Pulih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal