Disiksa Pasangan Bertahun-tahun tapi Tidak Pergi? Ini yang Terjadi pada Korban

Niko Prayoga
Ilustrasi korban kekerasan. (Foto: Ilustrasi AI)

JAKARTA, iNews.id – Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan yang dilakukan Taufik Hidayat terhadap kekasihnya, YTR, selama tiga tahun di Bandung membuat publik bertanya-tanya, bagaimana mungkin seseorang tetap bertahan dalam hubungan yang penuh kekerasan selama bertahun-tahun?

Menurut Dosen Psikologi Universitas Islam Bandung, Stephani Raihana Hamdan, kondisi tersebut bukan berarti korban menganggap kekerasan sebagai sesuatu yang normal. Dari sudut pandang psikologi, korban bisa saja terjebak dalam abusive relationship atau hubungan yang dipenuhi kekerasan, sehingga sulit melepaskan diri.

Stephani menjelaskan, abusive relationship memiliki pola yang berulang atau dikenal sebagai cycle of abuse. Hubungan biasanya dimulai dengan fase yang menyenangkan, kemudian muncul kekerasan, disusul permintaan maaf dari pelaku hingga hubungan kembali harmonis.

"Kalau dari kacamata psikologi, kasus ini bisa dilihat sebagai abusive relationship, terutama physical abuse. Hubungannya memang sudah berada pada titik yang penuh dengan kekerasan," ujarnya kepada iNews.id, Kamis (25/6/2026).

Ia menjelaskan, setelah melakukan kekerasan, pelaku umumnya menunjukkan penyesalan dan memperlakukan korban dengan sangat baik. Kondisi ini membuat korban kembali memiliki harapan bahwa pasangannya telah berubah.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus Penganiayaan Pacar di Bandung Viral, Psikolog Ungkap Faktor Korban Bertahan 3 Tahun

57 tahun lalu

Polda Jabar Buka Call Center! Cari Korban Lain Penganiayaan Taufik Hidayat

57 tahun lalu

Menkes Jamin Perempuan Korban Penganiayaan di Bandung Akan Jalani Rekonstruksi Wajah

57 tahun lalu

Polda Jawa Barat Beberkan Kronologi Lengkap Penyekapan dan Penyiksaan Wanita di Bandung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal