Demam Turun Bukan Berarti Sembuh, Ini Fase Paling Kritis pada Pasien DBD

Muhammad Sukardi
Demam turun pada DBD adalah masa kritis bagi pasien. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id – Banyak masyarakat mengira pasien demam berdarah dengue (DBD) mulai sembuh ketika suhu tubuhnya turun dan tidak lagi mengalami demam tinggi. Padahal, kondisi tersebut justru bisa menjadi fase paling berbahaya dalam perjalanan penyakit DBD.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Primaya Evasari Hospital dr Yudha Friatna, Sp.PD, menjelaskan bahwa fase kritis DBD umumnya terjadi pada hari ketiga hingga ketujuh setelah demam muncul. Pada fase ini, pasien memang sering terlihat lebih segar karena demam mulai hilang, namun trombosit justru mengalami penurunan drastis.

"Yang sering salah dipahami masyarakat adalah ketika demamnya turun dianggap sudah sembuh. Padahal saat bebas demam itu justru fase kritis," ujar dr Yudha di Podcast Hola Dok, belum lama ini. 

Menurutnya, fase kritis dapat memicu berbagai komplikasi serius seperti perdarahan hingga syok akibat kebocoran plasma dalam tubuh. Kondisi itu bisa membahayakan nyawa apabila pasien tidak dipantau secara ketat.

Ia mengatakan, banyak pasien memilih kembali beraktivitas setelah merasa suhu tubuhnya membaik. Padahal pada fase tersebut, tubuh masih dalam kondisi rentan.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
Health
18 jam lalu

Benarkah Jus Jambu Ampuh Atasi DBD? Ini Kata Dokter

Health
16 hari lalu

Meski Bayar Sendiri Vaksin DBD Makin Diminati, Ini Faktanya!

Health
16 hari lalu

DBD Berbahaya untuk Dewasa, Bukan cuma Penyakit Anak-Anak!

Health
1 jam lalu

Anak Muda Mulai Sadar Kesehatan, MRI Dipakai untuk Deteksi Penyakit Sejak Dini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal