Darurat Gizi Mikro, Pemerintah Dorong Fortifikasi Pangan Cegah Stunting

Dani M Dahwilani
Darurat Gizi Mikro, Pemerintah Dorong Fortifikasi Pangan Cegah Stunting Fortifikasi pangan diyakini menjadi solusi strategis meningkatkan kualitas konsumsi masyarakat demi mencegah krisis kesehatan akibat kekurangan gizi mikro. (Foto: Dok/Ilustrasi)

Dia menambahkan bahwa pendekatan ini dirancang sebagai solusi transformatif bagi ketahanan gizi. Program ini telah diluncurkan sejak 2023 dan menjangkau delapan negara, termasuk Indonesia, India, Pakistan, dan Kenya. Dengan dukungan Gates Foundation, target ambisius telah ditetapkan. "Target yang sangat berat tapi kami berharap dengan kemitraan yang tepat, kami dapat mencapai target itu," ujar Monojit.

Presiden Direktur PT Bungasari Flour Mills Indonesia, Budianto Wijaya, menyebut program ini bisa menjadi jawaban atas masalah kekurangan mikronutrien. “Kita tahu ada masalah tangkes (stunting) yang salah satunya dipicu oleh kekurangan mikronutrien. Pemerintah juga terus mendorong fortifikasi lebih luas,” katanya.

Fortifikasi pangan menjadi langkah revolusioner dalam menyelamatkan generasi dari kekurangan gizi mikro dan potensi stunting. Kerja sama lintas sektor dan dukungan penuh pelaku usaha, program ini diyakini bisa membawa Indonesia menuju SDM unggul dan sehat menyongsong 2045.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Nasional
15 hari lalu

Sejarah Baru! Gerakan Edukasi Gizi PERSAGI Raih Rekor MURI

Health
15 hari lalu

Ahli Beberkan Cara Mencegah Anak Suka Jajan Sembarangan, Gampang Kok!

Kuliner
17 hari lalu

Menu Ayam Angkak Jadi Solusi Atasi Anemia, Ini Faktanya!

Health
17 hari lalu

Miris! Cuma 5% Orang Indonesia yang Makan Sayur dan Buah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal