Menurut Menkes, naiknya kolesterol atau tekanan darah setelah makan daging kurban biasanya lebih dipengaruhi oleh cara pengolahan makanan dan pola konsumsi yang berlebihan. Hidangan bersantan, penggunaan garam berlebih, serta konsumsi lemak tambahan dinilai lebih berisiko memicu gangguan kesehatan.
Karena itu, Menkes Budi mengimbau masyarakat agar tidak takut mengonsumsi daging kambing selama Iduladha. Ia menyarankan masyarakat tetap menikmati daging kurban dengan porsi yang wajar dan diimbangi pola makan sehat.
"Jangan tinggalkan daging kurban kalian, atur aja jumlahnya agar tetap sehat," ungkapnya.
Selain mengatur porsi makan, masyarakat juga dianjurkan memperbanyak konsumsi sayur dan buah serta rutin bergerak aktif agar kondisi tubuh tetap terjaga selama perayaan Iduladha.