Padahal, menurut dia menggunakan kondom dapat menjadi satu cara untuk mengontrol penyakit menular seksual lainnya. Dan juga sebagai upaya untuk melindungi kesehatan reproduksi baik pria maupun wanita.
Di sisi lain, penggunaan kondom juga dijadikan sebagai pencegahan kehamilan yang tidak direncanakan. "Alat kontrasepsi ini efektif sehingga bisa meningkatkan partisipasi masyarakat untuk program Keluarga Berencana (KB),” ujarnya.
Selain sebagai alternatif alat kontrasepsi untuk cegah kehamilan dan penyakit, kondom juga sebagai pilihan bagi wanita yang tidak bisa melakukan KB dengan hormon seperti suntik atau pil. “Dengan adanya produk yang membuat proteksi tapi cukup menyenangkan akan bisa meningkatkan partisipasi pria dalam hal KB,” katanya.
Menurut Imran penting adanya edukasi untuk meyakinkan ke masyarakat, berhubungan seks menggunakan kondom bisa tetap nyaman. Sebab kondom yang sekarang dengan yang dulu sudah berbeda.
“Sekarang harus meyakinkan ke masyarakat kalau kondom sekarang tidak ada perbedaan yang bermakna saat menggunakannya,” tutur Imran.