Cegah Penularan Tuberkulosis di Lingkungan Kerja, Skrining Kesehatan Rutin hingga Obat Teratur

Vien Dimyati
Cegah Penularan Tuberkulosis di Lingkungan Kerja, Skrining Kesehatan Rutin hingga Obat Teratur (Foto: Ist)

"Kami mengapresiasi komitmen Otsuka yang telah menginisiasi program bebas Tuberkulosis di tempat kerja, kerja sama ini untuk memberikan sharing praktik baik dalam program pencegahan dan penanggulangan Tuberkulosis ke berbagai perusahaan," kata Muhamad Idham, Direktur Bina Pengujian Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3, Kementerian Ketenagakerjaan.

Dia berharap, semakin banyak perusahaan yang akan bergabung dalam program yang dimiliki oleh Otsuka, karena dengan cara inilah Kementerian ketenagakerjaan dapat terbantu untuk mendorong implementasi Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No.13 tahun 2022. Dalam mendukung pencegahan penularan tuberkulosis di lingkungan kerja, PT Otsuka Indonesia menjalankan Program Free Tuberculosis at Workplaces untuk internal dan mengajak serta memberikan berbagai support kepada perusahaan lain. Bahkan, Otsuka kembali mendapatkan penghargaan sebagai Perusahaan Terbaik dalam Penerapan Program Edukasi dan Penanggulangan Tuberkulosis di Tempat Kerja 2024. 

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi bagi Inisiator program Bebas Tuberkulosis di tempat kerja yang telah dilaksanakan sejak 2022 sesuai dengan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No. 13, 2022 tentang Pencegahan Tuberkulosis di Tempat Kerja dan konsisten untuk memberikan edukasi. Bahkan, telah menggandeng lebih dari enam puluh perusahaan untuk bergabung dalam eliminasi Tuberkulosis tahun 2030.

Sudarmadi Widodo, human capital & corporate communications director Otsuka Group mengatakan, melalui program sustainability Otsuka yang salah satunya berfokus pada bidang kesehatan, kami telah menjalankan program yang komprehensif terkait bebas Tuberkulosis di tempat kerja sejak 2022. "Salah satu tujuan jangka panjang kami yaitu tidak hanya fokus pada internal perusahaan namun juga mengajak perusahaan lain untuk diberikan sosialisasi terkait edukasi dalam pencegahan dan penanggulangan Tuberkulosis serta mengeliminasi stigma negatif terhadap pasien Tuberkulosis di tempat kerja," kata Sudarmadi.

Perlu diketahui, faktanya Indonesia tercatat sebagai negara dengan penyebaran penyakit Tuberkulosis tertinggi kedua di dunia yaitu sekitar 1.060.000 kasus Tuberkulosis dan lebih dari 144.000 orang meninggal karena penyakit ini setiap tahunnya.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jerawat Tak Kunjung Hilang? Dokter Ungkap Masalahnya Bisa dari Usus!

57 tahun lalu

Jangan Anggap Sepele! Kelainan Ginjal Anak Bisa Dideteksi sejak dalam Kandungan

57 tahun lalu

Muncul Cedera Baru Bernama Padel Elbow, Dokter Ungkap Penyebabnya

57 tahun lalu

Main Padel Bisa Sebabkan Robekan ACL, Ini Gejala yang Harus Diwaspadai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal