Mengonsumsi zat besi dalam makanan atau suplemen itu penting, tetapi seseorang juga harus membantu tubuhnya menyerap zat besi itu sendiri. Makanan kaya vitamin C, seperti buah jeruk, stroberi, dan sayuran hijau faktanya dapat meningkatkan jumlah zat besi yang diserap.
Tak hanya itu, vitamin A dan beta-karoten dapat membantu tubuh menyerap dan menggunakan zat besi. Adapun deretan makanan yang kaya vitamin A adalah sebagai berikut.
-Ikan
-Hati
-Labu
-Ubi jalar
-Kale dan sawi.
Sedangkan makanan tinggi beta-karoten meliputi:
-Wortel
-Ubi jalar
-Labu
-Melon
-Mangga.
Meskipun suplemen vitamin A dapat membantu tubuh memproses zat besi, vitamin ini berbahaya jika dikonsumsi terlalu banyak. Hal itu lantaran kelebihan vitamin A dapat menyebabkan kondisi yang dikenal sebagai hypervitaminosis A.
Gejala yang akan ditimbulkan antara lain nyeri tulang dan sendi, sakit kepala parah, dan peningkatan tekanan di dalam otak.
Dokter mungkin akan menyarankan seseorang dengan kadar hemoglobin yang sangat rendah untuk mengonsumsi suplemen zat besi. Dosis akan tergantung pada level kebutuhan seseorang.