Hingga kini, kasus telah dilaporkan di Colorado, Iowa, Kansas, Missouri, Montana, Nebraska, Oregon, Utah, Wisconsin, dan Wyoming. Bagaimana komentar McDonald's atas temuan CDC ini?
Dalam pernyataan resminya, McDonald's menyikapi temuan kasus ini dengan sangat serius. Pihaknya segera menghentikan menu Quarter Pounder, menu burger yang terkait dengan kontaminasi E. coli dari semua outlet di AS.
McDonald's juga menduga bahwa irisan bawang bombay menjadi sumber penyebaran bakteri. Bawang bombay itu didapat dari satu pemasok yang melayani tiga pusat distribusi.
"Kami telah menghapus produk itu dari semua outlet dan telah menghentikan pengiriman bawang ke wilayah yang melaporkan kasus. Kami menganggap keamanan pangan sangatlah serius dan itu (menghapus menu) adalah hal yang benar untuk dilakukan," ungkap McDonald's.
Gejala atau tanda-tanda tubuh Anda keracunan bakteri E. coli adalah kram perut yang parah, diare, muntah, dan demam.
Gejala tersebut biasanya mulai muncul 3 hingga 4 hari setelah mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung bakteri E. coli.
Kebanyakan pasien pulih tanpa perlu pengobatan, proses pemulihan berlangsung 5 hingga 7 hari. Namun, pada orang tertentu seperti anak-anak atau lansia, paparan bakteri E. coli bisa mengalami komplikasi serius hingga membahayakan nyawa.