"Gejala lain bisa berupa kurang fit, sering berkeringat di malam hari meskipun tidak melakukan aktivitas fisik, serta demam atau meriang yang terjadi selama lebih dari 1 bulan," kata dr Deva.
Dokter Deva menyarankan agar membiasakan diri dan anggota keluarga di rumah berperilaku hidup bersih dan sehat, serta membudayakan perilaku etika batuk yang benar.
"Upaya pemeliharaan dan perbaikan kualitas perumahan di lingkungan sesuai standar rumah sehat juga diperlukan. Selain itu, yang paling penting adalah melakukan penerapan pencegahan dan pengendalian infeksi TBC di faskes ataupun di luar faskes," katanya.
Langkah pencegahan lain yang bisa dilakukan adalah dengan menerima vaksin BCG atau Bacillus Calmette-Guerin. Menurut laman Kementerian Kesehatan, vaksin ini sudah termasuk dalam daftar imunisasi wajib dan diberikan sebelum bayi berusia 2 bulan.
"Bagi yang belum pernah menerima vaksin BCG, dianjurkan untuk melakukan vaksinasi bila terdapat salah seorang anggota keluarga yang menderita TBC," kata laman Kemenkes.