Penyebab Eksibisionis
Dilansir dari Sexual Deviance Journal, eksibisionisme terjadi karena adanya cedera atau penyakit di dalam otak khususnya bagian lobus temporal atau amigdala. Selain itu juga eksibisionisme terjadi karena seseorang tidak memiliki hubungan romantis secara seksual yang seharusnya. Dengan mengeluarkan alat kelamin mereka akan mendapatkan kepuasan seksual.
Cara mengatasi eksibisionisme
Tak perlu khawatir, para mengidap eksibisionisme bisa sembuh kok dengan melakukan pengobatan. Biasanya mereka disarankan untuk melakukan serangkaian pemeriksaan oleh psikoterapi dan pengobatan medis, seperti pelatihan empati, relaksasi, dan pelatihan keterampilan agar bisa mengatasi munculnya hasrat seksual.
Dampak pada korban
Eksibisionisme juga dapat memberi dampak secara mental bagi korban. Para korban akan mengalami rasa trauma seperti layaknya korban kekerasan seksual. Mereka juga akan mengalami stres psikologis jangka panjang.
Para korban juga akan mengalami dampak psikis yang berupa depresi, kecemasan (anxiety), trauma, dan histeria.