Apa Itu Penyakit Autoimun Agresif yang Menyebabkan Perubahan Kulit?

Muhammad Sukardi
Ilustrasi autoimun agresif yang viral di media sosial. (Foto: Freepik)

Penyakit ini ditandai dengan sistem kekebalan tubuh yang menyerang jaringan dan organ-organ sehat dengan intensitas tinggi, beda dengan penyakit autoimun lain yang perkembangan gejalanya mungkin lebih lambat atau kurang parah.

Dokter TIfa menerangkan, beberapa gejala yang muncul pada orang dengan autoimun agresif adalah perubahan kulit yang agresif, gatal luar biasa, sarcopenia atau otot mengecil dengan cepat menimbulkan kelemahan dan kehilangan berat badan.

"Lalu, kerusakan organ-organ agresif terutama ginjal dan sistem imun, antara lain Lupus Nephritis grade IV-V, Rapid Progressive Glomerulonephritis (RPGN), Scleroderma Renal Crisis, yang bisa merusak ginjal dalam hitungan minggu hingga bulan," ungkap dr Tifa di X, dikutip Senin (23/6/2025).

3 Jenis Autoimun Agresif

Lebih lanjut, laporan Autoimmune Association dan WebMD menerangkan setidaknya ada tiga jenis autoimun agresif, antara lain:

1. Bentuk-bentuk tertentu dari ensefalitis autoimun

Kondisi ini dapat mengakibatkan peradangan otak yang mengakibatkan gejala neurologis dan psikologis, serta berpotensi menyebabkan hilangnya kesadaran atau koma.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dokter Tifa Sebut Jokowi Sakit Autoimun Agresif dan Pakai CAPD, Ajudan Pribadi Beberkan Faktanya!

57 tahun lalu

Jokowi Dituduh Pakai CAPD Pasien Gagal Ginjal, Ajudan Pribadi: Beliau Sehat Walafiat

57 tahun lalu

Jokowi Sakit Apa? Fakta Terbaru Diungkap Ajudan Pribadinya!

57 tahun lalu

Viral Kulit Wajah Jokowi Berubah, Penyebabnya Mengejutkan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal