Anak Tidak Mau Makan Sayuran? Begini Trik Jitu dari Dokter Spesialis Gizi

Siska Permata Sari
Sayuran baik dikonsumsi untuk tumbuh kembang anak. (Foto: Boldsky)

Tak hanya sampai di situ, yang tidak kalah penting adalah contoh dari kedua orangtuanya. Di sini peran orangtua sangat penting untuk mengajak buah hati mau dan suka mengonsumsi sayuran.

“Yang penting, bunda dan ayah harus memberikan contoh makan sayur. Jadi, si anak harus diberi contoh,” ucapnya.

Selain itu, para orangtua juga harus memberikan makanan yang bervariasi agar anak-anak tidak bosan dan gizi mereka terpenuhi. “Penuhi gizi anak dengan memilih makanan yang bervariasi, agar mereka mendapatkan gizi cukup dari berbagai makanan,” kata dia.

Sesuai dengan Isi Piringku, anak-anak berusia balita membutuhkan 35 persen makanan pokok, 30 persen sayur dan buah-buahan, dan 35 persen lauk-pauk sebagai sumber protein serta gizi lainnya. Misalnya, daging sapi, ayam, ikan, telur, kacang-kacangan, tempe, tahu, dan sebagainya.

Editor : Tuty Ocktaviany
Artikel Terkait
Seleb
31 hari lalu

Piramida Gizi Terbalik Jadi Tren Baru, Pola Makan Sehat Lebih Banyak Sayur

Health
8 bulan lalu

Dokter Peringatkan Minum Susu 2 Liter Sehari Berbahaya untuk Anak

Nasional
8 bulan lalu

Ide Dedi Mulyadi Masuk Sekolah Jam 6 Pagi Dikritik Dokter Anak, Ini Argumennya!

Seleb
1 tahun lalu

Curahan Hati Sedihnya Ibunda Ayu Ting Ting usai Cucu Meninggal Dunia: Kenapa Cepat Pergi, Nak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal