"Kelebihan kalori itu yang menyebabkan obesitas, kegemukan, atau kelebihan berat badan," ungkap dr Dicky.
2. Meningkatkan risiko anemia defisiensi besi
Selain itu, anak juga berpotensi mengalami anemia defisiensi besi. Hal ini terjadi karena susu memiliki sifat menghambat penyerapan zat besi.
3. Gangguan pencernaan
Kemudian, bahaya lain dari minum 2 liter susu sehari adalah adanya gangguan pencernaan seperti diare, khususnya pada anak dengan kondisi intoleransi laktosa.
4. Anak berpotensi ketergantungan susu
Risiko bahaya yang tak boleh diabaikan para orang tua adalah anak bakal ketergantungan susu. Ya, si kecil mengalami ketergantungan nutrisi hanya pada susu.
"Jadi, anak malas makan yang lain, karena sudah terlanjur kenyang minum susu. Padahal dibutuhkan sekali asupan bergizi dari sumber lain. Ini membuat gizi anak tidak seimbang," terangnya.
Dengan begitu, dr Dicky menyarankan agar orang tua tidak menelan mentah-mentah informasi yang kurang tepat, dalam hal ini berkaitan dengan minum susu 2 liter per hari. Sebab, ada risiko masalah kesehatan jika itu dilakukan.
"Susu memang baik sebagai asupan sehat untuk anak, namun jangan dikonsumsi berlebihan dan tergantung juga pada usia dan kondisi badan si anak," papar dr Dicky.