"Dengue adalah ancaman nyata bagi masyarakat Indonesia. Kasusnya selalu ada sepanjang tahun dan cenderung meningkat di musim hujan. Demam berdarah bukan hanya masalah kesehatan, tapi juga produktivitas masyarakat dan membebani sistem layanan kesehatan," paparnya.
Karena itu, upaya pencegahan perlu dimasifkan di masyarakat. Selain dengan 3M Plus, langkah lain yang bisa dilakukan adalah vaksinasi DBD.
"Demam berdarah tidak bisa dilawan hanya dengan satu pendekatan, misalnya hanya mengandalkan 3M Plus, atau nyamuk Wolbachia, tapi masyarakat juga disarankan untuk turut aktif berperan melindungi dirinya dengan vaksin DBD," kata Ina.
"Karena itu, vaksin DBD kami rekomendasikan sebagai vaksin pilihan. Meski saat ini belum masuk dalam daftar vaksin gratis yang diberikan pemerintah, tapi ITAGI sedang mengkaji vaksin DBD bisa masuk ke dalam program imunisasi nasional," tambahnya.
Hal senada juga disampaikan Andreas Gutknecht selaku Presiden Direktur PT Takeda Innovative Medicines bahwa mengatasi masalah demam berdarah tidak cukup mengandalkan satu solusi.