104.000 Kasus per Tahun, Kanker Payudara dan Paru Jadi Ancaman Utama di Indonesia

Niko Prayoga
Kanker payudara dan paru menjadi penyumbang terbesar dengan sekitar 104.000 kasus gabungan setiap tahunnya. (Foto: Niko Prayoga)

Executive Director MRCCC Siloam Semanggi, dr Edy Gunawan mengatakan kolaborasi tersebut menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas layanan. 

“Kami menyadari bahwa layanan kanker di Indonesia masih memiliki banyak aspek yang dapat ditingkatkan, dan kami berkomitmen untuk menjadi bagian dari transformasi tersebut. Kami menantikan pengalaman serta keahlian klinis mendalam dari UT MD Anderson dalam mendukung misi kami untuk memperluas akses, meningkatkan kualitas layanan, dan memberikan harapan nyata bagi pasien yang membutuhkan,” katanya.

Dia berharap kerja sama ini mampu menghadirkan standar layanan internasional di Indonesia serta memperkuat Hospital-Based Cancer Registry (HBCR). Dengan pendekatan Multidisciplinary Team (MDT), pasien diharapkan mendapatkan perawatan yang lebih terintegrasi dan tepat sasaran guna menekan angka kematian akibat kanker.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Angka Kematian Kanker di Indonesia Tinggi 59 Persen, Fasilitas dan Jumlah Dokter Jadi Sorotan

Seleb
14 hari lalu

Bos OnlyFans Leonid Radvinsky Meninggal Dunia di Usia 43 Tahun

Health
25 hari lalu

5 Cara Mencegah Kanker Ginjal, Ini Harus Diperhatikan sejak Dini

Seleb
26 hari lalu

Putri Akbar Tandjung Meninggal Dunia, Suami: Maafkan Almarhumah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal