“Apakah sama 100 persen seperti Bunda Suzzanna waktu memerankan film-film beliau? Pasti akan berbeda karena kami adalah orang yang berbeda,” katanya.
Luna menegaskan kehadirannya bukan untuk menggantikan atau membandingkan diri dengan Suzzanna. Dia justru ingin meneruskan jejak Suzanna dalam konteks zaman yang berbeda.
“Saya ingin mencoba menghidupkan legacy beliau di film-film yang terbaru ini tanpa bermaksud menggantikan atau bermaksud untuk bilang bahwa saya lebih baik atau Bunda lebih baik,” tegasnya.
Luna pun merasa punya beban tersendiri menjalani peran ini. Mengingat Suzanna punya basis penggemar yang sangat loyal dan kritis di Indonesia.