Kontroversi Hinaan Rasis dari Pengidap Sindrom Tourette di BAFTA Awards 2026

Muhammad Sukardi
Kontroversi Sindrom Tourette di BAFTA Awards 2026. (Foto: X)

LONDON, iNews.id - Viral di media sosial teriakan hinaan bernada rasis di ajang BAFTA Awards 2026. Kalimat umpatan itu diteriaki John Davidson, pengidap Sindrom Tourette yang menjadi tamu di ajang penghargaan bergengsi tersebut.

John Davidson secara tidak sadar melontarkan kalimat hinaan bernada rasis ketika Michael B Jordan dan Delroy Lindo membacakan nominasi Best Visual Effects yang dimenangkan oleh Avatar: Fire and Ash. Davidson tidak bermaksud melontarkan kalimat tersebut dengan dalih Sindrom Tourette yang dideritanya.

Sebelum acara BAFTA Awards 2026 dimulai, Davidson berbicara kepada CNN bahwa dirinya khawatir periode 'tic' akan muncul berulang kali selama acara berlangsung. Dia memastikan, semua yang keluar dari mulutnya, yang tidak disengaja, tidak bisa dikontrol.

Usai umpatan bernada rasis itu keluar dari mulut Davidson, host BAFTA malam itu, Alan Cumming, meminta pemahaman dari seluruh orang atas apa yang terjadi.

Alan dalam pernyataannya menyampaikan bahwa Sindrom Tourette adalah disabilitas dan 'tic' bersifat tidak disengaja. "Kami mohon maaf jika Anda tersinggung malam ini," kata Alan, dikutip CNN, Senin (23/2/2026).

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tumben! Kate Middleton dan Pangeran William Abaikan Media di BAFTA Awards 2026

57 tahun lalu

Daftar Pemenang BAFTA Awards 2026, One Battle After Another Borong Piala!

57 tahun lalu

Apa Itu Sindrom Tourette yang Diderita Billie Eilish? Ini Penjelasan dan Gejalanya

57 tahun lalu

Clara Shinta Bongkar Awal Mula Kisruh dengan Mantan Suami, Ogah Beri Nafkah?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal