CGV Indonesia didirikan oleh Ananda Siregar dan David Hilman pada tahun 2006. Bioskop pertamanya ada di Paris Van Java Mall, Bandung. Keduanya sangat kompak dan memiliki kerja sama yang baik hingga bisnis bioskop mereka besar seperti sekarang.
Sepanjang perjalanan bisnis di dunia perfilman, CGV juga sempat mengganti namanya beberapa kali.
Ketika pertama kali diluncurkan CGV bernama Blitz Megaplex. Pada 6 Agustus 2015 BLITZ telah mengubah nama merek bioskopnya dari Blitz Megaplex menjadi CGV Blitz dan sekarang hanya CGV.
CGV Indonesia menghadirkan beragam pengalaman menonton dengan memadukan kemajuan teknologi yang digunakan seperti 3D, 4DX, Screen X, SphereX, Dolby Atmos, melalui beberapa kelas auditorium: Regular Class, Velvet Class, Gold Class, Satin Class, Sweetbox.
CGV memiliki layar besar di auditorium 1 di CGV Cinemas Grand Indonesia, hal ini membuat CGV meraih penghargaan dari MURI sebagai bioskop dengan layar terbesar di tanah air.
Sampai saat ini, CGV Indonesia telah memiliki 70 bioskop dengan 404 layar yang tersebar di lebih 30 kota di seluruh Indonesia.