Girry Pratama Akui Kecewa Pembajakan Film Masih Marak di Indonesia

Selvianus Kopong Basar
Girry Pratama Akui Kecewa Pembajakan Film Masih Marak di Indonesia (Foto: Ist)

Kendati demikian, sebagai sutradara dan producer, Girry tak mengetahui oknum-oknum yang sengaja melakukan pembajakan film tersebut. "Materi itu dari editing ke musik, habis dari musik ke scoring langsung ke DCP seharusnya bisa menyebarkan itu tiga oknum ini doang," ucap Girry.

Girry Pratama menyebut, faktor lain membuat masyarakat ogah menonton di bioskop tak lain, karena munculnya Over-The-Top (OTT). Artinya layanan media yang ditawarkan langsung kepada penonton melalui Internet.

Menurut dia, faktor OTT ini membuat pihaknya sebagai sutradara dan producer film merasa dirugikan dari sisi pendapatan. Lantaran tak banyak penonton, memilih menonton langsung di bioskop.

"OTT ini menjadi salah satu agak sedikit berkurang, tapi kalau langsung ke OTT ada untung dan ruginya. Untungnya dulu kita dapat penghasilan habis bioskop, lalu jual keluar ke misalnya ke Malaysia," ujar Girry.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

31 Link Nonton Selain IndoXXI dan Rebahin, Ada Film Baru Apa Saja?

57 tahun lalu

Pramono Beri Diskon Pajak 50% untuk Dongkrak Produksi Film di Jakarta

57 tahun lalu

31 Link Pengganti Lk21 dan Rebahin untuk Nikmati Film di Akhir Pekan

57 tahun lalu

Film Sekawan Limo 2 Pecahkan Rekor! Hari Pertama Tayang Tembus 212 Ribu Penonton

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal