Cerita kemudian tiba-tiba berjalan cepat pada kisah Ayu (Suzanna), seorang penulis yang sedang mencari inspirasi. Ayu pergi ke sebuah desa dan tinggal di sebuah rumah. Namun, di sana Ayu sering mendapat gangguan mahluk astral. Belum lagi dia harus menghadapi teror Ardan dan Kasiman yang berusaha membunuhnya. Sebuah petualangan berbalut misteri yang cukup menyeramkan!
2. Malam Satu Suro
Di antara sekian banyak film horor Suzanna, Malam Satu Suro yang rilis pada 1988 bisa dibilang sebagai salah satu yang terseram. Suketi (Suzanna) adalah sundel bolong yang telah menjadi manusia dan menikah dengan Bardo (Fendy Pradana). Kehidupannya sangat bahagia terlebih Suketi memiliki 2 orang anak dari pernikahan tersebut. Sayangnya, saingan bisnis Bardo yang bernama Joni ingin menghancurkan keluarga Bardo. Joni yang mengetahui sosok asli Suketi kemudian mencabut paku di kepala Suketi sehingga dia berubah menjadi sundel bolong lagi. Puncaknya, anak buah Joni menculik Preti, anak bungsu Suketi, dan tidak sengaja membunuh Preti. Di sini, hantu sundel bolong Suketi mulai membalas dendam dengan membunuh satu persatu orang yang menghancurkan keluarganya!
3. Perkawinan Nyi Blorong
Selanjutnya, Film Suzanna pada 1983 yakni Perkawinan Nyi Blorong adalah salah satu film horor terseram bahkan ter-seru dari jalan ceritanya. Film ini menceritakan tentang sosok Nyi Blorong (Suzanna), adik dari Nyi Roro Kidul yang memiliki kecantikan luar biasa hingga banyak pria ingin memperebutkannya. Alkisah terdapat sosok dua pria sakti yakni Prabu Dewacengkar dan Pangeran Tedjo Arum (Clift Sangra) yang bertanding untuk mendapatkan Nyi Blorong. Namun, dari awal Nyi Blorong telah mencintai Tedjo Arum sehingga mereka sepakat untuk mengelabuhi Dewacengkar. Pernikahan antara Nyi Blorong dan Tedjo Arum pun terjadi. Dewacengkar yang mendengar hal ini marah dan bermaksud membalas dendam dengan bantuan Banyugeni, seorang ratu buaya.
Saat Tedjo Arum hampir kalah dengan Dewacengkar, Blorong melempar telur ke arah Tedjo Arum yang dapat mengubahnya menjadi raksasa untuk mengalahkan Dewacengkar. Sayangnya, meskipun berhasil mengalahkan Dewacengkar, wujud Tedjo Arum tidak bisa kembali seperti semula.
4. Beranak Dalam Kubur
Dari sekian banyak film horor yang dibintangi Suzanna, Beranak Dalam Kubur adalah salah satu yang terseram. Bahkan film yang rilis pada 1972 ini dinobatkan sebagai salah satu film horor Indonesia terbaik sepanjang masa. Film Beranak Dalam Kubur menampilkan Suzanna memerankan tokoh Lila, seorang adik yang selalu dicemburui oleh kakaknya sendiri yang bernama Dhora yang diperankan oleh artis legendaris lainnya yakni Mieke Widjaja. Lila hidup di kota bersama bibinya, sementara itu Dhora, kakak Lila, tinggal di desa bersama ayah-ibunya.