“Kalau lagi nunggu syuting, kita bikin keseruan sendiri. Jadi rasanya kayak di rumah sendiri,” ungkap Ismet.
Ismet juga menyoroti peran para senior dari grup band Wali yang terdiri dari Apoy, Faank, Tomi, dan Ovie. Menurut dia, para senior aktif memberi masukan demi memperkuat kualitas cerita dan akting di setiap adegan.
Selain itu, tim produksi juga melibatkan konsultan komedi dari kalangan komika untuk mematangkan unsur humor. Langkah tersebut dilakukan agar setiap lelucon tetap relevan dan menyatu dengan pesan moral yang ingin disampaikan.
Para pemain berharap penonton dapat mengikuti alur cerita Amanah Wali 8 secara utuh dari awal hingga akhir. Mereka menilai setiap episode saling berkaitan dan membentuk rangkaian cerita yang berkesinambungan.
“Cerita di Amanah Wali itu berkesinambungan. Jadi sayang kalau cuma nonton cuplikannya. Kami semua kerja dengan semangat, mudah-mudahan penonton juga puas dan nonton terus,” ujar mereka.