Di sisi lain, Kecap asal Jakarta menghadirkan dakwah yang menghibur. Dia mampu memadukan unsur humor dan hiburan tanpa menghilangkan esensi pesan keagamaan. Gaya komunikasinya yang santai membuat penonton merasa dekat dan nyaman saat mendengarkan ceramahnya.
Dengan karakter yang sangat berbeda, keempat dai muda ini dipastikan akan menghadirkan pertarungan dakwah yang menarik di panggung grand final.
Perjalanan para dai muda ini tentu membutuhkan dukungan dari para penonton. Bagaimana cara voting grand finalis Cahaya Muda Indonesia favorit Anda? Begini caranya:
1. Untuk melakukan voting, registrasi di aplikasi RCTI+ menggunakan email atau nomor HP.
2. Sistem vote Cahaya Muda Indonesia menggunakan, 1 akun dapat free vote 5 kali dan dapat melakukan top up vote dengan pembelian kuota dengan aplikasi motion pay atau dompet digital.
3. Periode vote dimulai pada tanggal 8 Maret pukul 23.00 WIB hingga 14 Maret pukul 22.30 WIB
4. iNews dan Cahaya Muda Indonesia berhak untuk mendiskualifikasi vote atau menunda vote jika terdapat kecurangan
5. iNews dan Cahaya Muda Indonesia berhak mengubah, membatalkan, atau menangguhkan acara ini kapan saja.
Lalu, siapa yang akan berhasil merebut gelar juara Cahaya Muda Indonesia tahun ini? Dukung terus jagoanmu dan saksikan perjuangan inspiratif para finalis dalam Grand Final Cahaya Muda Indonesia pada Sabtu, 14 Maret 2026 pukul 21.00 WIB hanya di iNews.