Karya: Arsy Ramadhani
Kulihat rasa dibalik sosoknya
Rasa yang tidak bisa dijelaskan oleh kata
Rasa yang tidak pernah bisa terucap oleh lidah
Namun, itu jelas terasa dalam jiwa
Ada asa yang ia berikan dalam sebuah perkataan
Sebuah juang atas rasa yang ia berikan saat berperan
Dimana rasa yang berubah menjadi asa akan selalu bertahan
Mendorong asaku untuk berkembang tanpa melawan
Bu, Pak, kalian adalah corak yang indah bagi kami
Dimana karsa mu tak pernah bisa terbalas dengan segala hadiah dari kami
Katanya, engkau adalah pelita yang gemerlapan
Membawa sebuah karsa menjadi hal yang lebih terasa nyata
Karya: Zaniza
Setiap pagi kau susuri jalan berdebu
Berpacu waktu demi waktu
Tak hirau deru kendaraan lengkingan knalpot
Tak hirau dingin memagut
Kala sang penguasa langit tuangkan cawannya
Wajah-wajah lugu haus kan ilmu
Menari-nari di pelupuk mata menunggu
Untaian kata demi kata terucap seribu makna
Untaian kata demi kata terucap penyejuk jiwa
Ruang persegi jadi saksi bisu pengabdianmu
Menyaksikan tingkah polah sang penerus
Canda tawa penghangat suasana
Hening sepi berkutat dengan soal
Lengking suara kala adu argumen