Sosiolog UI Soroti Fenomena Pendatang di Jakarta: Politisi yang ke Sini Tak Pernah Dibahas

riana rizkia
Sosiolog UI Imam Prasodjo menilai pendatang seharusnya tidak selalu diasosiasikan kepada masyarakat sipil yang datang ke Jakarta. (Foto: iNews)

"Dengan adanya penataan kependudukan ini, kita lihat bahwa pada saat ini tahun 2024 itu 16.000 dia pendatang, perkiraan 2025 ini 10.000 sampai 15.000, ada penurunan," kata Yani.

Dengan program itu, warga tak sekadar datang untuk mengadu nasib ke Jakarta, tapi juga harus memiliki pekerjaan dan keterampilan.

"Kenapa? Karena dengan penataan kependudukan sesuai domisili yang sudah terjadi, penurunan dari jumlah warga yang akan datang," ucapnya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Buletin
29 menit lalu

Rocky Gerung Datang ke Sidang Nadiem: Murni Hukum atau Ada Pesanan

Buletin
5 jam lalu

Purbaya Tegas Tolak Tax Amnesty Lagi: Kalau Ada, Berarti Saya Dipecat!

Buletin
3 hari lalu

Hotman Paris Geram Kasus Pencabulan Santriwati di Pati, Desak Tersangka Dihukum Berat

Buletin
3 hari lalu

Prabowo Disambut Meriah di Cebu Filipina, Diaspora Indonesia: Presiden Kita Mendunia

Buletin
5 hari lalu

Longsor Tutup Tol Bocimi KM 72! Akses Sukabumi ke Jakarta Lumpuh, Arus Dialihkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal