Meski demikian, dia mengatakan kebijakan inovatif akan menimbulkan pro dan kontra. Dia mencontohkan mantan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
"Dulu Jakarta ada Ahok, tidak kalah kontroversial juga. Bahkan dengan kontroversinya ada penggemarnya, ada hater-nya. Ini otomatis," kata dia.