“Bisa menang gak? Bisa menang, nah ini yang kita diskusikan. Kita mau main pragmatis football, biar lawan megang bola, (kita) counter attack (lalu) goal, tetapi pertanyaannya itu kan strategi pelatih sebelumnya?,” sambungnya.
“Apakah akan dipakai lagi?,” tutup Pangeran.