Klarifikasi Pihak RSUD Kota Bekasi Soal Kelumpuhan Ratih

iNews TV
Klarifikasi Pihak RSUD Kota Bekasi Soal Kelumpuhan Ratih

“Saya memang tidak menangani langsung, tapi saya mengaudit kasus ini. Setelah Ratih masuk IGD pada bulan Desember, ia diperiksa oleh dr. Werda yang sejak awal mencurigai adanya TBC paru yang kemudian berkembang menjadi TBC tulang belakang,” jelas dr. Riza.

Penelusuran lanjutan dilakukan melalui pemeriksaan MRI menyeluruh dari leher hingga tulang ekor. Hasilnya menunjukkan bahwa kondisi tulang servikal Ratih sudah rapuh dan bernanah, sehingga menimbulkan risiko serius terhadap sistem pernapasan.

“Kami sudah sampaikan bahwa operasi tidak bisa dilakukan sekaligus. Risikonya, termasuk potensi kelumpuhan, sudah dijelaskan dan disetujui pihak keluarga,” terang dr. Riza.

Tim medis juga mencatat bahwa konsumsi obat TB oleh Ratih tidak berjalan lancar, kemungkinan karena efek samping yang membuatnya tidak nyaman.

“Obat itu bikin saya batuk dan sesak napas,” kata Ratih mengomentari pengobatan yang dijalaninya.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
Megapolitan
5 hari lalu

17 Korban Kecelakaan Kereta Masih Dirawat di RSUD Kota Bekasi, 5 Orang Dipulangkan

Seleb
5 hari lalu

Profil Jeni Rahmadial Fitri, Eks Puteri Indonesia Riau 2024 yang Viral gegara Malpraktik!

Nasional
6 hari lalu

Korban Tewas Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur Bertambah Jadi 16 Orang

Nasional
7 hari lalu

Menteri PPPA Usul Gerbong Khusus Perempuan KRL Dipindah ke Tengah Buntut Kecelakaan di Bekasi Timur

Nasional
7 hari lalu

Daftar Lengkap Identitas Korban Luka dan Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal