Ricuh Aksi Demo Rebutan Tanah Adat Batak di Tapanuli Utara

Aries Fernando Manalu
Warga menolak permukiman dan hutan mereka diambil PT Toba Pulp Lestasi (TPL) di Kabupaten Toba, Sumatera Utara. (Foto: iNews/Aries Fernando Manalu)

Ketua Aliansi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia Toba Pulp Lestari menyayangkan pernyataan pimpinan tertinggi Gereja HKBP tersebut karena tidak memikirkan nasib para buruh yang bekerja.

"Tolong dipikirkan kami pekerja yang ada di PT Toba Pulp Lestari. Seandai kata Bapak mengatakan ini tutup, bagaimana dengan nasib kami, nasib anak dan istri kami? Jadi, marilah kita kami menyarankan kepada Bapak supaya menampung aspirasi itu tidak sepihak. Para pekerja berharap agar warga dan manajemen PT Toba Pulp Lestari dibantu pemerintah bisa duduk bersama supaya mencari solusi terbaik," kata Ketua Aliansi KSBI TPL Pesta Manurung.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
Buletin
17 jam lalu

Momen Nadiem Makarim Menangis di Pelukan Istri usai Dituntut 18 Tahun Penjara dan Bayar Rp5,6 Triliun

Buletin
1 hari lalu

Anggota BAIS Beber Alasan Siram Andrie Yunus dengan Air Keras: Arogan dan Overacting

Buletin
2 hari lalu

Disaksikan Prabowo, Purbaya Terima Uang Sitaan Negara Rp10,2 Triliun

Buletin
2 hari lalu

Drone Hizbullah Hancurkan Tank Israel, Lebanon Selatan Kian Membara

Buletin
2 hari lalu

Prabowo Bongkar Rekening Siluman Rp39 Triliun, Singgung Uang Koruptor untuk Istri Muda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal