"Hantaman tersebut mengakibatkan kerusakan parah pada sistem saluran air bawah tanah dan memicu banjir besar di kawasan padat penduduk," bunyi laporan tersebut, Kamis (2/4/2026).
Sejauh ini, belum ada laporan resmi terkait adanya korban jiwa maupun luka-luka akibat insiden banjir maupun ledakan di distrik tersebut. Warga diimbau untuk menjauhi area terdampak karena struktur tanah di sekitar pipa yang hancur dikhawatirkan menjadi labil.