Netanyahu Tewas Dirudal? Klaim Media Iran Picu Spekulasi Global

iNews TV
Netanyahu Tewas Dirudal? Klaim Media Iran Picu Spekulasi Global (Foto: iNews TV)

TEHERAN, iNews.id - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dikabarkan tewas atau terluka parah setelah serangan balasan terbaru dalam konflik Iran dan Israel-Amerika Serikat (AS). Klaim mengejutkan ini muncul dari Kantor Berita Tasnim di Teheran dan langsung memicu spekulasi luas di media internasional.

Laporan tersebut belum terverifikasi secara independen. Namun kabar itu cepat menyebar karena muncul di tengah eskalasi perang sengit antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat yang sudah memicu ribuan korban jiwa.

Kantor Berita Tasnim menyoroti hilangnya Netanyahu dari ruang publik selama hampir empat hari. Situasi tersebut dianggap tidak biasa karena pemimpin Israel itu dikenal rutin menyampaikan pesan video harian selama konflik berlangsung.

Ketiadaan pesan video menjadi sorotan utama dalam laporan tersebut. Tasnim menilai perubahan pola komunikasi Netanyahu sebagai indikasi terjadi peristiwa besar di balik layar pemerintahan Israel.

Hilangnya Netanyahu Picu Spekulasi

Sumber yang dikutip media Iran menyebut seluruh pernyataan yang dikaitkan dengan Netanyahu sejak dia tidak terlihat hanya dirilis dalam bentuk tulisan. Tidak ada foto maupun rekaman video terbaru yang menampilkan dirinya.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Wapres AS Blak-blakan: Trump Tak Akur dengan Netanyahu soal Perang Iran

57 tahun lalu

Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit

57 tahun lalu

Tegas! Trump Sebut AS Berusaha Bikin Netanyahu Waras

57 tahun lalu

PDIP Kritik Diskusi di UGM Hanya Tampilkan Pejabat Pemerintah: Mahasiswa Harus Jadi Narasumber

57 tahun lalu

Ahmad Alimuddin Sebut Anggaran MBG Hasil Efisiensi yang Dilakukan Negara, Bukan Motong Dana Pendidikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal