Menteri LH Ungkap Temuan Kerusakan Lingkungan di Pulau Manuran Raja Ampat

iNews TV
Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq menyebut ada temuan yang menunjukkan indikasi kerusakan lingkungan yang terjadi di Pulau Manuran, Raja Ampat. (Foto: iNews)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq angkat suara mengenai indikasi kerusakan lingkungan akibat aktivitas pertambangan nikel di Raja Ampat, Papua Barat Daya. Rencananya, Kementerian LH akan bertolak ke Raja Ampat untuk melakukan tinjauan langsung pada pekan depan.

Gerakan #SaveRajaAmpat tengah menggema di media sosial beberapa waktu ke belakang. Gerakan tersebut muncul atas dugaan eksploitasi tambang nikel di Raja Ampat. 

Hanif menjelaskan temuan di empat wilayah pertambangan kawasan Raja Ampat, Papua Barat Daya. Dia menyebut ada temuan yang menunjukkan indikasi kerusakan lingkungan yang terjadi di salah satu pulau kecil, yakni Pulau Manuran yang diduga imbas dari aktivitas penambangan nikel.

"Jadi ini agak serius kondisi lingkungannya yang ada di Pulau Manuran yang kegiatan penambangan nikel yang dilakukan di pulau ini. Selain pulaunya kecil, pelaksanaan kegiatan penambangnya kurang hati-hati, sehingga ada potensi pencemaran lingkungan yang agak serius," kata Hanif.

Dia menambahkan, saat ini Kementerian LH telah memasang plang pengawasan di Pulau Manuran untuk menindaklanjuti temuan awal kerusakan lingkungan.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

4 Perusahaan Tambang di Raja Ampat, Ini Fakta-Fakta dan Perizinannya

57 tahun lalu

Aktivitas Pertambangan Nikel di Raja Ampat Dihentikan Sementara, Puluhan Alat Berat Terparkir

57 tahun lalu

RI-Filipina Sepakati Kerja Sama Nikel, Bisa Serap 180.600 Tenaga Kerja

57 tahun lalu

Pramono bakal Ajak Menteri LH Bahas Masalah Bantargebang, Yakin Segera Temukan Solusi

57 tahun lalu

Alasan Prabowo Tambah Kursi Wamenko Pangan, Tunjuk Hanif Faisol

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal