Memanas! AS Ancam Hancurkan Iran Lebih Brutal Jika Tolak Teken Kesepakatan

iNews TV
Trump ancam bombardir Iran lebih brutal jika tak segera teken kesepakatan. Konflik AS-Iran memanas meski gencatan senjata masih berlaku. Foto iNews TV

Sebelumnya, pada 28 Februari, AS bersama Israel menggempur sejumlah target di Iran yang menyebabkan kerusakan besar dan korban sipil. Situasi sempat mereda setelah kedua negara mengumumkan gencatan senjata dua pekan pada 7 April.

Namun, perundingan yang berlangsung di Islamabad berakhir buntu. Trump kemudian memperpanjang penghentian operasi militer untuk memberi kesempatan terakhir kepada Iran mengajukan “proposal terpadu”.

Di tengah memanasnya konflik, Trump juga meluncurkan “Project Freedom”, operasi khusus untuk membantu kapal-kapal yang terjebak di Selat Hormuz. Namun pada Selasa, ia memutuskan menghentikan sementara operasi tersebut demi membuka peluang tercapainya kesepakatan damai dengan Iran.

Editor : Suriya Mohamad Said
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Masuki Teluk Persia, Iran Kejar Kapal Perang AS di Selat Hormuz

57 tahun lalu

Iran Respons Proposal AS untuk Akhiri Perang, Begini Tanggapan Trump

57 tahun lalu

Trump: Komunisme, Ancaman Terbesar bagi AS

57 tahun lalu

Serangan Pembalasan Iran ke Pangkalan Militer AS Makan Korban, 1 Warga Qatar Tewas

57 tahun lalu

Duh, AS-Iran Saling Serang Lagi Gara-Gara Salah Menafsirkan MoU Perjanjian Damai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal