Kepanikan melanda warga Kyiv saat sirene serangan udara meraung di berbagai wilayah kota. Warga sipil terlihat berlarian menuju bunker bawah tanah untuk menghindari hujan rudal dan drone yang menghantam ibu kota Ukraina.
Ledakan besar terdengar di sejumlah titik dan memicu kebakaran hebat serta kerusakan bangunan. Situasi mencekam terjadi ketika warga berusaha menyelamatkan diri di tengah rentetan serangan yang berlangsung bertubi-tubi.
Sebelumnya, Ukraina melaporkan serangan rudal dan drone sejak dini hari Minggu telah menewaskan sedikitnya empat orang dan merusak sejumlah fasilitas publik.
Gelombang serangan itu terjadi setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengancam akan membalas aksi Ukraina di wilayah pendudukan Rusia di timur Ukraina.
Di sisi lain, Rusia juga menuding serangan Ukraina menghantam kawasan kampus di Lugansk dan menyebabkan 18 orang tewas serta 42 lainnya luka-luka.