Kebakaran Sumur Minyak Ilegal di Blora Belum Padam, Warga Mengungsi dan Butuh Bantuan

iNews
Hingga hari ketiga, api yang bersumber dari sumur minyak rakyat ilegal di Duku Gendono, Desa Gandu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, belum berhasil dipadamkan. (Foto: iNews).

BLORA, iNews.id - Hingga hari ketiga, api yang bersumber dari titik sumur minyak rakyat ilegal di Duku Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, belum berhasil dipadamkan. Warga sekitar terpaksa mengungsi ke balai desa dan mulai mengeluhkan minimnya fasilitas dasar, terutama peralatan mandi.

“Nyamanlah, Mas. Kalau untuk peralatan tidur seadanya, pakai tikar. Tapi yang paling dibutuhkan sekarang itu peralatan mandi,” ujar salah satu warga pengungsi.

Meski merasa lebih aman di pengungsian, warga tetap menghadapi tantangan seperti udara dingin dan keterbatasan logistik. Empat alat berat telah dikerahkan untuk mengumpulkan tanah yang akan digunakan sebagai penutup titik api. 

Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blora, Pujo Catur Susanto, menjelaskan bahwa proses pemadaman menghadapi banyak kendala teknis.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Kementerian ESDM, PPSDM Cepu, Pertamina EP Cepu, Damkar Dora, dan BPBD. Tapi upaya pemadaman dengan pompa gagal karena ada letupan gas dari bawah,” ujar Pujo.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
11 bulan lalu

Upaya Pengurukan Titik Api Sumur Minyak di Blora Tak  Berhasil, Alat Berat Terpaksa Ditarik

11 bulan lalu

Kebakaran Hebat Sumur Minyak di Blora Belum Padam, Petugas Kewalahan

9 jam lalu

Bikin Susah Banyak Orang, Pria di Sumsel Bakar 11 Rumah gegara Marah kepada Istri

21 jam lalu

Kebakaran Landa Rumah di Cengkareng Jakbar, 75 Personel Damkar Diterjunkan

6 hari lalu

Kemlu Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban Kebakaran Hebat di Bar Chatuchak Bangkok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal