Iran Naikkan Upah Minimum 60 Persen di Tengah Perang dengan AS dan Israel

iNews TV
Rizky Agustian
Upah minimum Iran naik 60 persen menjadi Rp2,1 juta sebagai langkah pemerintah menghadapi krisis ekonomi dan perang. (Foto: iNews TV)

TEHERAN, iNews.id - Kebijakan upah minimum Iran mengalami lonjakan signifikan hingga lebih dari 60 persen di tengah tekanan perang dan krisis ekonomi yang melanda negara tersebut. Langkah ini diambil pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat.

Pemerintah Iran resmi menaikkan upah minimum Iran dari 103 juta Rial atau sekitar Rp1,3 juta menjadi 166 juta Rial atau Rp2,1 juta. Kebijakan ini telah disetujui dan diumumkan oleh Menteri Tenaga Kerja Iran Ahmad Midari.

Kenaikan upah minimum Iran ini dilakukan sebagai respons terhadap lonjakan inflasi dan meningkatnya biaya hidup yang semakin membebani masyarakat. Kondisi tersebut diperparah oleh sanksi internasional serta situasi konflik dengan Amerika Serikat dan Israel.

Tanpa kenaikan upah minimum Iran, sebagian besar pekerja dinilai akan semakin kesulitan memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari. Oleh karena itu, kebijakan ini dianggap mendesak.

Kondisi ekonomi Iran saat ini terbilang berat. Inflasi masih berada di atas 40 persen, sementara nilai tukar Rial terus melemah hingga sekitar 1,47 juta Rial per dolar AS.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
Internasional
4 jam lalu

Mengejutkan! Bos Badan Intelijen AS Mundur gegara Tak Setuju dengan Perang Iran

Internasional
7 jam lalu

Iran Bantah Mojtaba Khamenei Luka Parah di Rusia

Internasional
9 jam lalu

Siapa Ali Larijani, Pejabat Keamanan Tertinggi Iran yang Tewas akibat Serangan Israel?

Internasional
9 jam lalu

Breaking News: Kepala Dewan Keamanan Iran Ali Larijani Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel

Internasional
10 jam lalu

Trump: Israel Tak Akan Gunakan Senjata Nuklir dalam Perang Lawan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal