Pihak kepolisian menyatakan bahwa insiden tersebut murni terjadi karena adanya kesalahpahaman di lapangan. Setelah dilakukan proses komunikasi antara kedua belah pihak, persoalan tersebut akhirnya dapat diselesaikan dengan cara yang baik dan humanis tanpa ada ketegangan lanjutan.
Di sisi lain, pihak Universitas Muhammadiyah Yogyakarta menyayangkan terjadinya peristiwa tersebut di dalam lingkungan mereka. Wakil Rektor UMY, Prof. Dr. Zuly Qodir, menyampaikan bahwa kehadiran anggota kepolisian di area kampus, terlebih pada malam hari, menjadi perhatian serius bagi manajemen universitas.
Pihak rektorat berharap ke depannya pihak kepolisian dapat mengedepankan koordinasi resmi dengan universitas jika membutuhkan informasi terkait aktivitas mahasiswa, sehingga komunikasi dapat berjalan dengan lebih baik dan dapat difasilitasi oleh kampus secara formal.