BNPB Larang Wisata Bencana di Kawasan Erupsi Gunung Semeru

iNews
BNPB mengeluarkan larangan bagi warga untuk berwisata di kawasan terdampak erupsi Gunung Semeru pada Senin (24/11/2025). (Foto: iNews).

LUMAJANG, iNews.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengeluarkan larangan bagi warga untuk berwisata di kawasan terdampak erupsi Gunung Semeru pada Senin (24/11/2025). Larangan ini muncul setelah banyak warga mendatangi lokasi bencana hanya untuk menyaksikan dampak erupsi dan lahar dingin, sehingga kawasan tersebut berubah menjadi tontonan publik. 

BNPB menegaskan bahwa aktivitas semacam itu berbahaya dan tidak boleh dilakukan, mengingat kondisi gunung masih labil. Agar larangan ini efektif, BNPB meminta Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk bekerja sama dalam penyampaian perintah dengan memasang banner larangan di sejumlah titik. 

Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi awan panas yang masih bisa terjadi hingga radius empat kilometer dari puncak, serta ancaman lahar dingin yang dapat menjalar sejauh 20 kilometer dari hulu sungai.  

Kondisi terkini di sekitar Jembatan Geladak Perak, Lumajang, menunjukkan dampak nyata erupsi. Rekaman drone BNPB memperlihatkan material vulkanik menutupi kawasan tersebut. 

Jalan di sekitar jembatan dipenuhi abu vulkanik setebal lima sentimeter, membuat permukaan licin dan berbahaya bagi kendaraan yang melintas. 

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dampak Erupsi Gunung Semeru, 3 Orang di Lumajang Luka Berat dan 21 Rumah Rusak

57 tahun lalu

BNPB: Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah

57 tahun lalu

BNPB: 40 Rumah Rusak akibat Angin Kencang di Ciputat Tangsel

57 tahun lalu

Fenomena Hari Tanpa Hujan Picu Kekeringan di Bima hingga Karhutla di Lhokseumawe

57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Tanah Bergerak di Cilacap, Jalan dan Rumah Warga Rusak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal