JK mengatakan Presiden Prabowo mendukung langkah percepatan pembangunan sektor energi tersebut sebagai bagian dari strategi pembangunan nasional.
"Karena itu Bapak Presiden setuju untuk segera membangun energi nasional, khususnya green energy, guna mendukung target pertumbuhan ekonomi sampai 8 persen," katanya.
Selain membahas sektor energi, pertemuan juga menyinggung sejumlah isu internasional, termasuk perkembangan perdamaian di beberapa negara.
"Kami juga membicarakan situasi di Thailand, Afghanistan, dan Pakistan," ungkap JK.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari komunikasi dan silaturahmi antara Presiden dengan tokoh nasional. Prabowo terus membuka ruang dialog dengan berbagai elemen bangsa untuk memperkuat kolaborasi dan mendorong kontribusi semua pihak dalam mendukung agenda pembangunan nasional.