Sementara itu, tim gabungan yang melakukan penyelidikan di Tower 175 dan Tower 176 jaringan transmisi listrik di Desa Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi menemukan dugaan awal gangguan dipicu faktor cuaca buruk.
“Hasil identifikasi awal menunjukkan pada Jumat, 22 Mei 2026 pukul 18.44 WIB terjadi gangguan pada jaringan transmisi SUTET 275 kV jalur Muara Bungo–Sungai Rumpeh di wilayah Jambi,” kata Nunung.
Ia menambahkan, gangguan tersebut diduga menyebabkan sistem transmisi keluar dari interkoneksi kelistrikan Sumatra sehingga memicu pemadaman massal di sejumlah daerah.
Diketahui, blackout sempat terjadi di Jambi, Sumatra Barat, Riau, Sumatra Utara hingga Aceh pada Jumat malam.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat melakukan pemeriksaan serta pemulihan sistem sejak gangguan pertama kali terdeteksi.
Ia menyebut indikasi awal gangguan memang mengarah pada faktor cuaca ekstrem yang berdampak pada sebagian sistem kelistrikan Sumatra.
Darmawan juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan listrik tersebut. Menurutnya, PLN telah mendapat arahan pemerintah untuk segera melakukan evaluasi dan perbaikan sistem kelistrikan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
“Dalam waktu kurang lebih dua jam, seluruh sistem gardu induk dan transmisi berhasil kami pulihkan,” ujarnya.