Meski berada dalam situasi berbahaya, Kemlu memastikan kondisi empat WNI hingga saat ini dilaporkan dalam keadaan baik berdasarkan informasi terakhir dari otoritas Somalia.
Salah satu korban diketahui merupakan kapten kapal bernama Ashari Samadikun, warga Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Dalam komunikasi singkat melalui video call dan pesan suara, dia mengabarkan situasi mencekam yang dialami bersama kru lainnya.
Ashari menyebut kapal yang berlayar dari Oman menuju Somalia tersebut dikuasai perompak bersenjata lengkap. Para pelaku meminta uang tebusan dalam jumlah besar.
Kemlu menegaskan, upaya penyelamatan terus dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari otoritas pemerintah setempat hingga tokoh masyarakat dan pelaku usaha.
Pemerintah Indonesia memastikan akan terus memantau perkembangan situasi dan mengupayakan langkah terbaik untuk membebaskan para korban dari penyanderaan.