Uni Eropa Permasalahkan CPO, RI Akan Bawa dalam Evaluasi IEU-CEPA

Rully Ramli
Pemerintah menentang dengan keras keputusan Komisi Eropa yang telah menyetujui Delegated Act. (Foto: Reuters)

"Apa masih akan ada (kerja sama)? Bisa saja ada, tapi ya persoalan sustainibility development over to CPO itu tidak akan dilepaskan," katanya.

Direktur Perdagangan, Komoditas, dan Kekayaan Intelektual, Kementerian Luar Negeri Tri Purnajaya menambahkan, tindakan serupa juga akan dilakukan oleh negara-negara di ASEAN. Hal ini merupakan bentuk solidaritas untuk menentang adanya delegated act Uni Eropa.

"Kami (Kemenlu) tetap memerhatikan secara seksama yang sedang berlangsung saat ini. Sikap tegas ASEAN, dengan menunda perjanjian strategis dengan Uni Eropa," ujarnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Apa Itu B50? BBM Baru yang Diluncurkan Presiden Prabowo

57 tahun lalu

Trump Ancam Tarif 100 Persen untuk Negara Eropa yang Pajaki Raksasa Teknologi AS

57 tahun lalu

Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa

57 tahun lalu

Inggris Ganti Perdana Menteri 7 Kali dalam 10 Tahun, Ada Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal