The Fed Kerek Suku Bunga 0,25 Persen, Buka Opsi Kenaikan Lanjutan

Aditya Pratama
Ketua The Fed, Jerome Powell. (Foto: AFP)

Dia juga mengakui perkembangan positif bahwa inflasi telah turun dari level tertinggi pada tahun lalu tanpa kerusakan ekonomi yang serius. Selain itu, The Fed memerlukan keseimbangan kenaikan suku bunga lebih lanjut terhadap risiko terlalu jauh.

"Kasus dasar saya adalah bahwa kita akan dapat mencapai inflasi kembali ke target kita tanpa penurunan yang sangat signifikan yang mengakibatkan tingkat kehilangan pekerjaan yang tinggi," ucap Powell.

Selisih harga masih meningkat lebih dari dua kali lipat dari target The Fed. Sementara inflasi telah mereda, sejauh ini terjadi dengan dampak yang tidak terlalu besar bagi pasar tenaga kerja, di mana tingkat pengangguran tetap rendah di 3,6 persen.

Seperti yang disampaikan setelah pertemuan bulan lalu, The Fed menyampaikan akan mengamati data yang masuk dan mempelajari dampak kenaikan suku bunga terhadap ekonomi dalam menentukan sejauh mana penguatan kebijakan tambahan untuk mencapai target inflasinya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
3 jam lalu

Juda Agung Resmi Jadi Wamenkeu, Airlangga Harap Sinkronisasi Fiskal-Moneter Makin Baik

Nasional
1 hari lalu

Kerja Pemerintah Pascabencana Berbuah Hasil: Inflasi di Aceh, Sumut dan Sumbar Berbalik Deflasi

Bisnis
2 hari lalu

Ekonom Ungkap Inflasi Januari 2026 Bukan Dipicu Lonjakan Harga, Ini Penjelasannya

Nasional
3 hari lalu

RI Deflasi 0,15 Persen di Januari 2026 gegara Makanan-Minuman dan Tembakau

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal