The Fed Kerek Suku Bunga 0,25 Persen, Buka Opsi Kenaikan Lanjutan

Aditya Pratama
Ketua The Fed, Jerome Powell. (Foto: AFP)

"Kasus dasar saya adalah bahwa kita akan dapat mencapai inflasi kembali ke target kita tanpa penurunan yang sangat signifikan yang mengakibatkan tingkat kehilangan pekerjaan yang tinggi," ucap Powell.

Selisih harga masih meningkat lebih dari dua kali lipat dari target The Fed. Sementara inflasi telah mereda, sejauh ini terjadi dengan dampak yang tidak terlalu besar bagi pasar tenaga kerja, di mana tingkat pengangguran tetap rendah di 3,6 persen.

Seperti yang disampaikan setelah pertemuan bulan lalu, The Fed menyampaikan akan mengamati data yang masuk dan mempelajari dampak kenaikan suku bunga terhadap ekonomi dalam menentukan sejauh mana penguatan kebijakan tambahan untuk mencapai target inflasinya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Ambles ke Rp17.843 per Dolar AS

57 tahun lalu

Revisi UU P2SK Terbit, Bank Indonesia Didorong Pacu Sektor Riil

57 tahun lalu

BI Rate Naik jadi 5,75%, Airlangga Minta Himbara Tahan Bunga Kredit

57 tahun lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Melemah ke Rp17.794 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal