Terima Bantuan Internasional, Pemerintah Butuh Alat Angkut Udara

Isna Rifka Sri Rahayu
Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah mengumumkan untuk menerima bantuan dari internasional terkait bencana di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. Namun, pemerintah tidak sembarangan menerima bantuan tersebut karena harus mengikuti prosedur yang berlaku.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, pemerintah hanya menerima bantuan dari enam kebutuhan. Salah satunya, kendaraan udara yang mampu terbang dengan maksimal landas pacu 2.000 meter.

"Bantuan internasional saat ini hanya butuh untuk enam kebutuhan. Untuk alat angkut udara, kami harapkan bantuannya dalam bentuk (pesawat) Hercules C-130 yang mampu mengangkut barang cukup banyak," ujarnya dalam acara Forum Merdeka Barat 9 di Gedung Kominfo, Jakarta, Selasa (2/10/2018).

Bantuan yang diajukan pun harus mengikuti prosedur yang berlaku di mana harus disampaikan ke pemerintah melalui negara atau organisasi internasional yang sudah terdata. Nantinya, pemerintah menyeleksi batuan yang memenuhi persyaratan.

"Bantuan yang diterima ini adalah G2G (government to government), jadi organisasi internasional kalau mau masuk pun harus terdaftar," kata dia.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

BNPB Ungkap Potensi Gempa Bumi-Tsunami di Sulut dan Malut Cukup Tinggi

Nasional
1 hari lalu

Menteri PU Ungkap Dampak Gempa M7,6 di Bitung Sulut, Kaca Kantor Pecah hingga Longsor

Nasional
2 hari lalu

BMKG Sebut Gempa Besar Bitung M7,6 Termasuk Megathrust, Ini Penjelasannya

Nasional
2 hari lalu

Tsunami Landa 9 Wilayah usai Gempa Besar M7,6 Guncang Bitung Sulut, Ini Daftarnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal