Tarik Investasi, Menko Darmin Ungkap Strategi untuk Jangka Panjang

Isna Rifka Sri Rahayu
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution. (Foto: iNews.id)

Kemudian, pemerintah juga akan memangkas perizinan-perizinan yang tidak diperlukan dalam investasi. Selama ini diketahui investor malas berinvestasi di Indonesia karena rumit dan banyaknya proses perizinan yang harus mereka lalui 

"Kita sedang tahap akhir menyelesiakan ombinibus law ada 74 UU yang mengatur perizinan. Padahal itu adalah kewenangan Presiden sehingga kami akan wujudkan dalam omnibus law semua perizinan tidak boleh UU menyerahkannya kepada pejabat lain," ucapnya.

Omnibus law ini merupakan kewenangan Presiden sehingga hanya bisa direalisasikan melalui penerbitan peraturan presiden (Perpres). Kebijakan ini dapat menjadi solusi atas permasalahan selama ini di mana pemerintah daerah rentan luput mengikuti aturan dari pemerintah pusat

"Jadi kita tidak akan melihat selama ini perizinan yang baik di pemerintah pusat tidak jalan di Pemda," ujar dia 

Selanjutnya, pemerintah akan mendorong investasi di luar investasi untuk pembangunan infrastruktur. Pasalnya, rasio modal output tambahan (ICOR) Indonesia lebih tinggi dari negara lain akibat investasi di luar infrastruktur yang kurang berkembang.

"Sehingga komposisinya infrastruktur ICOR pasti tinggi. Karena infrastruktur besar yang selesai dalam tiga tahun," tutur dia.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
7 jam lalu

Dana Investor Asing Keluar dari Pasar Saham RI Tembus Rp11 Triliun sejak Januari

Nasional
3 hari lalu

Prabowo Ajak Australia Investasi Pengolahan Tambang Nikel-Emas di RI

Nasional
4 hari lalu

Menperin Ungkap Nilai Investasi Sektor Otomotif Tembus Rp194,22 Triliun, Serap Hampir 100.000 Tenaga Kerja

Nasional
6 hari lalu

Pemerintah Tawarkan Puluhan Proyek Tol ke Investor Australia, Ini Daftarnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal