Tak Mau Rusak Ekonomi, Jokowi: Seluruh Kota Di-lockdown untuk Apa?

Dita Angga
Presiden Joko Widodo. (Foto: Setkab).

“Lockdown skala mikro. Micro lockdown. Tidak merusak pertumbuhan ekonomi. Tidak merusak kegiatan ekonomi masyarakat. Karena yang kita lockdown adalah dalam skala kelurahan, RW,RT,” ucapnya .

Maka dari itu Jokowi meminta wali kota maupun wakil wali kota untuk melakukan pemetaan zonasi penyebaran Covid-19 ini secara detail. Pasalnya melihat pengalaman negara lain yang me-lockdown satu kota atau satu negara berdampak pada jatuhnya pertumbuhan ekonomi.

“Ngerti betul dimana barang itu ada. Sampai di di tingkat kelurahan RW atau RT. Nggak bisa lagi satu kota langsung di-lockdown. Melihat proses-proses yang dilakukan negara lain me-lockdown seluruh negara, me-lockdown satu provinsi, satu kota, ekonominya jatuh. Jadi hati-hati mengenai ini,” tuturnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jokowi Absen di Upacara Hari Lahir Pancasila, Ajudan: Belum Terima Undangan

57 tahun lalu

Jokowi Tak Hadir di Upacara Hari Lahir Pancasila, Ajudan Ungkap Alasannya

57 tahun lalu

Hasto: Indonesia Berubah Jadi Negara Otoriter Populis di Periode Kedua Presiden Jokowi

57 tahun lalu

Megawati Hadir di Upacara Hari Lahir Pancasila, Jokowi dan SBY Tak Tampak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal