Standard Chartered Pangkas Proyeksi Pertumbuhan PDB RI Jadi 5,1 Persen

Isna Rifka Sri Rahayu
Chief Economist Standard Chartered Bank Indonesia Aldian Taloputra. (Foto: Okezone.com)

Namun ekonomi Indonesia dinilainya masih jauh lebih baik dibandingkan negara lain yang ditopang oleh pertumbuhan ekonomi yang sehat, terkendalinya inflasi, ruang moneter yang memadai seperti suku bunga dan cadangan devisa, terjaganya kepercayaan konsumen, dan stabilitas politik.

Dalam menghadapi defisit transaksi berjalan, Suahasil mengemukakan strategi perbaikan melalui kebijakan fiskal diantaranya pengendalian impor melalui penggunaan B20, kenaikan tarif impor barang konsumsi, peningkatan komponen lokal pada proyek infrastruktur serta mendorong ekspor dan investasi.

Di tahun 2019, rancangan APBN turut mendorong investasi dan daya saing melalui pembangungan sumber daya manusia dengan peningkatan kualitas belanja yang didukung penguatan akuntabilitas.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Purbaya Janji Selesaikan Hambatan Investasi, Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Nasional
3 hari lalu

Purbaya Respons Kritik Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen: Jelek-Tinggi Ribut, Maunya Apa?

Bisnis
6 hari lalu

Perkuat Ketahanan Energi Nasional, Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi

Nasional
7 hari lalu

Purbaya Yakin Ekonomi RI Tumbuh Dekati 6 Persen di Akhir 2026: Kita Dorong Terus!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal