Standard Chartered Pangkas Proyeksi Pertumbuhan PDB RI Jadi 5,1 Persen

Isna Rifka Sri Rahayu
Chief Economist Standard Chartered Bank Indonesia Aldian Taloputra. (Foto: Okezone.com)

Namun ekonomi Indonesia dinilainya masih jauh lebih baik dibandingkan negara lain yang ditopang oleh pertumbuhan ekonomi yang sehat, terkendalinya inflasi, ruang moneter yang memadai seperti suku bunga dan cadangan devisa, terjaganya kepercayaan konsumen, dan stabilitas politik.

Dalam menghadapi defisit transaksi berjalan, Suahasil mengemukakan strategi perbaikan melalui kebijakan fiskal diantaranya pengendalian impor melalui penggunaan B20, kenaikan tarif impor barang konsumsi, peningkatan komponen lokal pada proyek infrastruktur serta mendorong ekspor dan investasi.

Di tahun 2019, rancangan APBN turut mendorong investasi dan daya saing melalui pembangungan sumber daya manusia dengan peningkatan kualitas belanja yang didukung penguatan akuntabilitas.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
25 hari lalu

Pengumuman THR PNS 2026 Tunggu Prabowo Pulang, Begini Rinciannya

Nasional
27 hari lalu

Purbaya Lapor APBN Defisit Rp54,6 Triliun per Januari 2026

Nasional
31 hari lalu

BI Kembali Tahan Suku Bunga Acuan 4,75 Persen di Februari 2026

Nasional
1 bulan lalu

Purbaya Pastikan THR ASN Cair Pekan Pertama Ramadan 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal