Sri Mulyani Sebut Lonjakan Inflasi di Negara Maju Ancam Proses Pemulihan Ekonomi RI

Iqbal Dwi Purnama
Menkeu Sri Mulyani sebut lonjakan inflasi seperti yang terjadi pada negara maju masih menjadi ancaman terhadap proses pemulihan ekonomi di Indonesia. (foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyebut, saat ini lonjakan inflasi seperti yang terjadi pada negara maju masih menjadi ancaman terhadap proses pemulihan ekonomi di Indonesia. Dia mencontohkan inflasi di Amerika Serikat (AS) pada Februari ini masih di angka 7,5 persen.

Sri Mulyani menyebut, tingginya inflasi di AS akan mendorong kenaikan suku bunga serta pengetatan likuiditas.

"Tentu ini akan memberikan dampak spillover atau rambatan yang harus diwaspadai, ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers, Rabu (16/2/2022).

Sri Mulyani menambahkan, kebijakan AS yang kemungkinan akan menaikan suku bunga juga akan berpengaruh terhadap capital flow yang akan mengalami pengaruh negatif. 

"Juga dari sisi yield atau imbal hasil dari surat berharga, yang tentu akan mendorong dalam hal ini biaya untuk surat utang negara," kata dia.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Beberkan Alasan Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Singgung Trump

57 tahun lalu

Masih Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.859 per Dolar AS

57 tahun lalu

Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia

57 tahun lalu

Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan AS, Wapres JD Vance Minta Pejabat Waspada

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal