Sri Mulyani Sebut Indonesia Pernah Hiperinflasi hingga Krisis Moneter

Giri Hartomo
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengakui upaya Indonesia untuk membangun ekonomi tidak selalu mudah. Ada beberapa kendala dan tantangan yang selalu datang. 

Sebagai salah satu contohnya, Indonesia pernah mengalami era nasionalisasi ketika masa penjajahan. Pascapenjajahan, pemerintah melakukan nasionalisasi besar-besaran pada aset asing. 

Indonesia juga pernah mengalami masa kelam lainya ketika itu inflasi begitu tinggi atau hiperinflasi. Tepatnya pada era kepemimpinan Presiden Soekarno ketika tahun 1960-an di mana inflasi mencapai 600 persen karena mencetak terlalu banyak uang kertas. 

“Upaya membangun ekonomi Indonesia tidak selalu mudah. Kita pernah mengalami era nasionalisasi, kita pernah mengalami kondisi hiperinflasi,” ujarnya dalam upacara Hari Oeang Republik Indonesia, Sabtu (31/10/2020). 

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Kerja Pemerintah Pascabencana Berbuah Hasil: Inflasi di Aceh, Sumut dan Sumbar Berbalik Deflasi

Bisnis
2 hari lalu

Ekonom Ungkap Inflasi Januari 2026 Bukan Dipicu Lonjakan Harga, Ini Penjelasannya

Nasional
3 hari lalu

RI Deflasi 0,15 Persen di Januari 2026 gegara Makanan-Minuman dan Tembakau

Nasional
7 hari lalu

Pemerintah Siapkan Diskon Transportasi hingga Bansos Beras untuk Jaga Inflasi Jelang Lebaran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal