Sri Mulyani Minta Menkeu dan Gubernur Bank Sentral se-ASEAN Waspada Hadapi Tekanan Geopolitik Global

Michelle Natalia
Menkeu Sri Mulyani sebut ASEAN sumbang 3 persen PDB riil dunia.

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyoroti perkembangan tekanan geopolitik global yang kian memanas. Bahkan, dia menyebut tekanan ini diperkirakan akan semakin buruk.

"Tekanan antara Amerika Serikat dan China, karena itu terkait dengan kawasan kita. Sebagai negara tetangga yang dekat, kita tidak bisa memilih tetangganya, tetapi kita bisa memilih hubungan seperti apa yang bisa lebih baik dan saling menguntungkan," ujar Sri Mulyani dalam Opening Speech the 10thASEANFinance Ministers and Central Bank Governors Meeting (AFMGM) di Jakarta, Jumat (25/8/2023).

Oleh karena itu, Sri Mulyani dia meminta para menkeu dan gubernur bank sentral se-ASEAN untuk terus waspada dan tangkas. Terlebih, pengembangan ekonomi regional dan global bisa berevolusi dan berubah begitu cepat.

"Sehingga, semua harus bisa merespons perubahan ini dengan cepat, tangkas dan efektif. Sebagai forum pengambilan keputusan tertinggi di bawah lembaga sektoral kita, kita akan menghabiskan banyak waktu kita hari ini dalam diskusi kebijakan strategis terkait dengan isu global, outlook dan tantangan ekonomi regional, serta beberapa agenda tematik dalam rangka mempromosikan pembiayaan infrastruktur dan transisi keuangan di kawasan," tuturnya.

Dalam kesempatan itu, dia juga mengomentari suasana ruangan pertemuan menkeu dan gubernur bank sentral se-ASEAN pada hari ini yang kaya akan nuansa budaya negara-negara anggota ASEAN.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Neraca Dagang RI Surplus 5,64 Miliar Dolar AS di April 2026, Rekor 72 Bulan Beruntun

57 tahun lalu

Pelindo Catat Pertumbuhan Arus Peti Kemas Internasional Tembus 11%, Sinyal Positif Ekonomi RI

57 tahun lalu

Purbaya soal Nasib Dirjen Bea Cukai yang Diduga Terima Suap: Saya Ikut Perintah Presiden

57 tahun lalu

Purbaya Sebut 6 Bulan Lagi Orang Susah di RI Berkurang, Kok Bisa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal